Jumat, 01 Juni 2012

Puisi Kata Hati Dalam Diam

Tak mendesau berisik angin.
Tak berkilau bias cahaya
Tak melirih seulas ucap.
Hanya merejam jeritan Asa hati yang tak bersuara..
Ada telinga..tapi tak mendengar,
Ada banyak Nurani,tapi apa peduli,
Sekian lama,atau kah lebih lama lagi?
Tetap begini..dan mungkin memang harus
Terpasung oleh
Diam dari kata hatiku sendiri..

Kamis, 31 Mei 2012

Langkah - Langkah Menuju Impian

Ketika Anda mulai untuk mengambil tindakan menuju tujuan dan impian Anda, Anda harus menyadari bahwa setiap tindakan tidak akan sempurna. Tidak setiap tindakan akan menghasilkan sesuatu yang Anda diinginkan.. Tidak setiap tindakan akan bekerja sesuai impian anda. Terkadang membuat kesalahan, mendapatkan hampir benar, dan percobaan untuk melihat apa yang terjadi adalah bagian dari proses untuk akhirnya mendapatkan sesuatu dengan benar, sesuai dengan impian.Ada pepatah mengatakan, kegagalan adalah awal dari kesuksesan.Tapi perlu kita ingat bahwa bukan berarti kesuksesan harus dimulai dari kegagalan.
Bisa jadi kesuksesan dan impian yang anda raih adalah hasil dari perenungan, pemikiran yang dalam, hingga anda berbuat. Tips dalam meraih cita-cita dan impian :
Kenali kemampuan dan cita-cita anda. Ini adalah langkah paling awal dari pencapaian cita-cita.
Fokus pada tujuan. Fokus, penting untuk diterapkan. Jika seorang petani mengejar ayam 2 ekor sekaligus, maka tidak satu ekorpun yang ia dapat. Yang ia dapat hanya kelelahan. Fokus dan konsentrasi, langkah perlangkah untuk menuju cita-cita itu.
Terus asah bakatmu. Setelah konsentrasi, selanjutnya adalah mengasah apa yang telah dipelajari.
Berani mencoba sesuatu yang baru. Jangan takut untuk mencoba. dalam mencoba pasti ada jatuh nya. Tapi jangan dilihat seberapa banyak jatuhnya, melaikan seberapa banyak kamu dapat bangkit.
Tekunlah berlatih. Orang yang tidak pintar, tapi belajar, lebih baik daripada yang pintar tapi tidak belajar. Lebih baik lagi jika pintar dan belajar.
Belajarlah dari orang sukses. Tentu kalau kamu bercita-cita menjadi presiden, figur presiden seperti apa yang kamu inginkan. Tentukanlah sesuai dengan cita-citamu

Rokok Bahaya Untuk Kesehatan

Sepertinya peringatan dalam huruf berukuran kecil yang terdapat dalam kemasan rokok (bunyinya: Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin) tidak cukup efektif membuat orang jera mengisap rokok.

Indonesia merupakan "juara" ketiga dalam hal perokok setelah China dan India. Saat ini jumlah perokok di Indonesia sekitar 60 juta orang. Menurut data Kementerian Kesehatan, hampir 2 juta anak Indonesia berusia 7-18 tahun merokok rata-rata dua batang setiap hari.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 50 juta orang meninggal dunia akibat rokok pada tahun 2000. Sekitar 50 persennya terjadi di negara berkembang. Di antara mereka yang terenggut hidupnya oleh rokok antara lain penyanyi Chrisye dan Ucok Aka.

Sebenarnya dunia telah lama tahu dampak merokok bagi kesehatan. Berbagai bukti ilmiah telah menunjukkan, segala bentuk tembakau bisa memicu masalah kesehatan sepanjang hidup manusia.

Sekitar tahun 600, filsuf China bernama Fang Yizhi mulai menyebutkan kebiasaan merokok dapat merusak paru. Tahun 1950 diterbitkan dua publikasi utama tentang hasil penelitian dampak buruk merokok bagi kesehatan dan tahun 1981 ada penelitian besar tentang dampak merokok pasif di Jepang.

Rokok bukan hanya menyebabkan kanker paru atau penyakit jantung, sejumlah penyakit lain juga muncul akibat kebiasaan merokok. Penyakit tersebut bisa muncul mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut. Sebut saja katarak, kulit keriput, penyakit jantung, kanker, keguguran, rusaknya bentuk sperma, hingga osteoporosis.

Penting pula untuk diingat bahwa rokok mengandung zat-zat berbahaya, seperti tar, nikotin, karbon monoksida, dan bahan kimia berbahaya lainnya. Asap rokok mengandung 4.000 partikel zat kimia, 200 di antaranya mengandung racun dan 43 jenis lainnya bersifat karsinogen.

Cara Menjaga Gula Darah Dengan Makan Beras Merah

Diabetes melitus atau kencing manis telah menjadi masalah kesehatan dunia. Jumlah penderita penyakit ini terus meningkat drastis, termasuk di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah pengaturan pola makan yang baik.

Dari strategi tersebut, berbagai penelitian telah menunjukkan, mengganti jenis makanan yang dikonsumsi efektif untuk mengontrol kadar gula darah. Salah satunya adalah dengan mengganti nasi putih dengan nasi merah atau roti dari serelia utuh.

Publikasi terbaru dari peneliti Harvard yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine menyebutkan, beras merah dan bahan makanan dari serelia utuh merupakan pilihan yang lebih sehat bagi penderita diabetes karena menaikkan gula darah perlahan-lahan.

Pengetahuan mengenai manfaat beras merah untuk diabetes memang bukan hal baru, namun hingga kini nasi putih masih jadi favorit banyak orang. Dalam sebuah penelitian terhadap 200.000 orang Amerika diketahui, mereka yang makan nasi putih memiliki risiko diabetes 17 persen lebih tinggi dibanding yang jarang makan nasi.

Sebaliknya, orang yang makan beras merah risikonya untuk terkena diabetes turun hingga 11 persen. Manfaat yang sama juga ditemukan jika kita mengganti nasi putih dengan serelia utuh, termasuk roti atau pasta.

Konsumsi bahan pangan yang tinggi serat berhasil menurunkan risiko diabetes karena dapat menurunkan level gula darah dan insulin serta mengurangi risiko progresi buruknya toleransi glukosa pada diabetes tipe 2.

Seperti halnya serelia utuh, beras merah juga kaya serat dan menghasilkan energi secara bertahap atau disebut juga memiliki indeks glikemik rendah. Karena itu, para ahli menyerukan agar 70 persen kebutuhan karbohidrat kita dipenuhi dari beras merah atau serelia utuh.

Puisi Dimana Sahabatku

andai malam ini
bintang tak tampakkan sinarnya
kelam dan sunyi
menyapa malam
kabut hitam selimutinya
angin perlahan bekukan semua
membawa mimpi dan asa
menunggu sedikit cercah
untuk bintang yang ditelan awan
kutitipkan salam untukmu
pada bulan
pada masa yang penuh pilu

Rabu, 30 Mei 2012

Stres Pada Kulit

1. Kulit kering
"Stres yang kronis akan meningkatkan kadar hormon kortisol yang bisa merusak kemampuan kulit menahan air," kata Peter Elias, MD, ahli kulit dari University of California, Amerika Serikat. Akibatnya, kulit akan kehilangan kelembabannya dan menjadi kusam.

2. Kerutan halus
Kortisol, si hormon stres, juga akan meningkatkan kadar gula darah yang bisa merusak kolagen dan elastin, protein serat yang membuat kulit kenyal dan lembut. Ketegangan otot di wajah karena stres juga bisa membuat kerut-kerut menetap.

3. Kemerahan
Meningkatkan sirkulasi darah yang terjadi ketika kita sedang berada dalam tekanan bisa memperlebar pembuluh kapiler. Stres juga akan memicu rona kemerahan yang disebut rosacea. Dan, karena stres akan melemahkan sistem imun, semburat kemerahan di wajah ini mungkin akan menetap cukup lama.

4. Jerawat
Jerawat adalah gangguan kulit yang ditandai dengan tumbuhnya bintil-bintil kecil akibat tersumbatnya pori-pori kulit. Jerawat terjadi ketika folikel rambut pada kulit mengalami penyumbatan. Stres juga akan meningkatkan peradangan yang menyebabkan folikel rambut tersumbat.

5. Mata lelah
Kecemasan akan menghasilkan reaksi berantai; membuat mata sulit terpejam pada waktu malam dan menyebabkan mata bengkak sehingga esoknya penampilan wajah Anda terganggu oleh mata yang terlihat lelah dan kuyu.

Selasa, 29 Mei 2012

Bagaimana cara menjaga Tulang Belakang

"Jaga posisi duduk di depan komputer untuk menghindari sakit di pundak atau tulang punggung. "

Salah satu bagian tubuh yang sering kali diabaikan kesehatannya adalah tulang punggung. Padahal, di bagian inilah terdapat segala pusat saraf yang menghubungkan bagian-bagian tubuh dengan otak.


Sadarkah Anda bahwa setiap kegiatan dan aktivitas yang salah bisa menyakiti tulang belakang kita? Melakukan aktivitas untuk menjaga tulang belakang tetap bagus tak hanya berguna untuk kebaikan dan kesehatan, tetapi juga untuk menjaga postur tubuh tegak dan sehat.


Berikut adalah tips untuk menjaga postur untuk menjaga tulang belakang Anda :


1. Ketika akan mengangkat barang dari lantai, tekuk lutut Anda, jangan membungkuk.

Ketika Anda membungkuk dan mengangkat barang berat dari lantai, hal ini bisa menyakiti dan membebani tulang punggung dengan beban terberat. Salah-salah, malah bisa terjadi kram atau dislokasi. Ketika akan mengangkat barang berat dari lantai, usahakan untuk menjaga tulang belakang tetap lurus. Tekuk kaki Anda untuk menyejajarkan diri dengan barang tersebut. Angkat barang tersebut dekat dengan tubuh, lalu perlahan berdiri kembali.


2. Begitu pun ketika Anda akan menaruh barang berat ke tempat yang tingginya di atas kepala Anda, usahakan jangan mengangkat barang tersebut lebih tinggi dari pundak Anda.

Jika Anda akan menyimpan barang berat di tempat yang tinggi, gunakan tangga atau kursi. Mengangkat beban berat di atas batas pundak Anda bisa menyebabkan tulang belakang mendapat tekanan yang sangat besar.


3. Ganti posisi sesering mungkin jika Anda harus berdiri dalam waktu lama.

Misalnya saat Anda berdiri sambil menyetrika baju, gunakan kursi kecil untuk menaruh kaki Anda bergantian. Ini perlu untuk menyeimbangkan dan mengganti tumpuan berat badan. Berdirilah tegak, jangan membungkuk dengan kepala tegak.

4. Berjalanlah dengan tegak, dengan kepala menatap ke depan dan punggung lurus. Berjalanlah dengan postur tegak, pandangan ke depan, dan ujung-ujung kaki menunjuk ke lurus ke depan.

Gunakan sepatu yang nyaman dan berhak tipis. Hindari berdiri dengan posisi yang sama dalam waktu lama. Jangan berjalan membungkuk, hindari menggunakan sepatu berhak tinggi dalam waktu lama.

5. Ketika di dalam mobil, duduklah tegak, majukan tempat duduk pengendara agar kaki Anda lebih dekat dengan pedal. Usahakan kedua lutut Anda sejajar dengan pinggul. Sokong punggung bagian bawah dengan handuk gulung atau penyokong tulang belakang khusus.

Jangan duduk terlalu jauh dari setir. Perhatikan kaki Anda ketika menginjak pedal. Jika terlalu jauh, dekatkan, karena ketika otot kaki tiba-tiba meregang tanpa pemanasan bisa menyebabkan kram dan tekanan di tulang punggung.

6. Saat duduk di depan komputer atau di depan televise, biasanya akan berlangsung lama, pastikan paha Anda sejajar dengan lantai, jangan sampai kaki menekuk terlalu tinggi (berarti lutut Anda lebih tinggi dari paha) atau kaki Anda menggantung jauh dari lantai. Biarkan kedua telapak kaki Anda rata di lantai dan punggung Anda mendapatkan dukungan dari belakang kursi.

Untuk lebih amannya, berikan gulungan handuk di bagian punggung bawah. Pastikan pandangan Anda lurus ke depan, tidak menunduk atau melihat ke atas. Posisi yang tak nyaman dalam waktu lama bisa menyebabkan kram otot.

7. Saat tidur, manusia memang memiliki kebiasaan dan posisi nyamannya masing-masing. Namun, untuk menjaga agar tulang punggung tetap baik, pastikan tempat tidurnya cukup keras dan rata.

Ketika tidur dengan posisi menyamping, tekuk sedikit lutut, biarkan kedua lutut tersebut bertumpukan.

Jika Anda tidur telentang, berikan bantal kecil di bawah lutut.

Hindari tidur telungkup, karena ini bisa menyakiti tulang belakang Anda. Hindari tidur di media yang terlalu lembut, seperti sofa, karena hal ini tidak bisa menyokong tulang punggung


Referensi :

http://female.kompas.com/read/xml/2009/04/07/1533327/Tips.Menjaga.Tulang.Belakang

Toko Buku Digital Akan Dibuka Google

Mulai pertengahan tahun ini, Google dikabarkan akan mulai menjual buku-buku digital melalui toko buku online yang akan dibukanya. Demikian laporan terbaru CNN mengutip juru bicara perusahaan itu.

Hal itu akan menempatkan Google dalam persaingan pasar e-book yang kini mulai populer. Toko buku online Kindle milik Amazon.com melompat lebih dulu memimpin pasar, tetapi Barnes & Noble juga menyusul dengan merilis e-reader Nook dan Apple baru-baru ini meluncurkan iBookstore untuk iPad.

Google telah bermitra dengan HTC Taiwan untuk mengembangkan sebuah komputer tablet baru untuk menyaingi iPad. Toko buku digital sendiri akan membantu penjualan PC tablet rancangan Google itu dan menjadi pundi-pundi barunya.

Namun dengan layanan baru, yang disebut Google Editions, Google tidak menetapkan layanan itu hanya untuk PC tabletnya sendiri. Tidak seperti beberapa pesaingnya, Google berencana buku digitalnya memungkinkan untuk dibaca pada banyak perangkat lain. Namun, Google Editions, di sisi lain, tidak akan membiarkan pengguna mengunduh buku digital, melainkan hanya bisa diakses melalui browser web dan terhubung ke internet.

Berbeda dengan Amazon.com yang memaksa penerbit memaketkan buku-bukunya dengan format khusus, hanya untuk perangkat Kindle buatannya atau aplikasi Kindle yang di-install ke perangkat lain untuk membaca buku di perpustakaan Amazon. Apple juga menganut apa yang disebut standar industri Epub, di mana buku-buku digital itu hanya bisa dibaca di perangkat Apple atau melalui software buatannya.

Mata Penyebab Kebutaan Gangguan Dari Glaukoma

Mungkin selama ini kita tak pernah menyadari bahwa ada beberapa penyebab lain yang menjadi pemicu kebutaan pada mata. Penyebab kebutaan pada mata selain katarak ada lagi yaitu glaukoma.
Orang yang menderita glukoma dapat menjadi buta sepanjang masa. Penyakit ini lebih berbahaya dibandingkan katarak karena kalau katarak penyakitnya bisa disembuhkan dengan jalan operasi. Survei kesehatan yang dilakukan di Indonesia pada tahun 1993 – 1996, tercatat bahwa ada 13,6 persen penduduk Indonesia mengalami kebutaan mata akibat Glaukoma.
Tanda – tanda penyakit glaukoma ditandai dengan meningkatnya cairan didalam bola mata yang setelah sekian tahun dapat menimbulkan kerusakan pada syaraf – syaraf yang bertugas mengirimkan implus – implus syaraf ke otak dan tak bisa diperbaiki. Hasilnya, penderita tidak bisa melihat sama sekali karena penyempitan lapang pandang progresif.
Glaukoma dapat dibedakan menjadi dua yaitu glaukoma kronis dan glaukoma akut. Glaukoma kronis ditandai dengan hilangnya penglihatan tepi 0 secara berangsur – angsur. Glaukoma kronis sering berlangsung tanpa terdeteksi selama bertahun – tahun sehingga penderita bisa kehilangan sebagian besar penglihatannya. Penderita yang mengalami gangguan glaukoma kronis sudah 95 persen.
Glaukoma akut ditandai dengan penglihatan yang buram pada salah satu mata, melihat lingkaran cahaya (halo) di sekeliling lampu, nyeri pada mata dan mata merah. Glaukoma akut lebih jarang terjadi dan penderitanya pun lebih sedikit dibandingkan penderita yang mengidap glaukoma kronis.
Penyakit glaukoma akut dapat terjadi secara tiba – tiba, sering terjadi pada malam hari ketika cahaya remang – remang dan pupil mata membesar. Jadi orang yang terkena penyakit glaukoma akut harus segera ditangani dokter, karena glaukoma akut ini dapat menyebabkan kebutaan dalam waktu sesaat tanpa menunggu waktu yang lama.
Saat ini sudah tersedia berbagai jenis obat tetes mata yang bekerja untuk menurunkan tekanan mata, baik dengan meningkatkan pengeluaran cairan dari mata atau dengan menurunkan produksi cairan. Masing-masing memiliki efek samping yang berbeda.

Jumat, 25 Mei 2012

Psikologik dan Kadar Stres

Stres mungkin merupakan fakta dalam kehidupan kita, tetapi bagaimana kita menghadapi stres dapat menentukan bagaimana cara kita mengatasi stres tersebut.
Reaksi seseorang terhadap stres bersifat individual, tergantung dari faktor psikologik seperti makna yang diterapkan pada stres yang sedang dihadapinya. Misalnya, kondisi kehamilan yang merupakan kejadian yang berarti dalam kehidupan suatu perkawinan sangat ditentukan oleh seberapa besar hasrat kedua pasangan akan kehadiran anak sehingga kehamilan akan menjadi stres yang negatif bila kedua pasangan belum memiliki hasrat yang cukup untuk punya anak, tentunya.

Namun, stres tersebut menjadi sangat positif bila dihadapi oleh pasangan perkawinan yang sudah bertahun berharap memiliki anak kandung. Faktor psikologik lainnya yang juga berperan dalam menjadikan stres menjadi lebih ringan adalah bagaimana gaya penyelesaian masalah seseorang, kekerasan pribadinya, optimisme, dukungan sosial yang diperolehnya.

Gaya penyelesaian masalah

Apa yang kita lakukan saat kita menghadapi masalah yang sulit? Gaya penyelesaian yang manakah yang cocok dengan pribadi kita?

Berpura-pura tidak ada masalah adalah gaya seseorang dalam penyelesaian masalah dengan cara melarikan diri dari kenyataan/masalah. Melarikan diri dari masalah adalah gaya penyelesaian yang bermuatan emosi, dengan cara mengabaikan keberadaan stres, berbuat seolah tak terjadi stres atau keluar dari situasi yang menyebabkan stres.

Dengan demikian, seseorang merasa bahwa dirinya tidak menghadapi stres tersebut. Tentu saja gaya ini tidak membuat orang tersebut keluar dari masalahnya, tetapi justru kondisi mentalnya sama dengan orang yang terkena penyakit yang serius, tetapi tidak berusaha mendapatkan obat untuk menyembuhkan penyakitnya tersebut.

Dalam gaya penyelesaian yang terfokus pada masalah, seseorang akan dengan sendirinya mencermati stres yang dihadapi dan kemudian berupaya mendapatkan cara yang terbaik dalam mengatasi stres akibat penyakit yang dideritanya. Mereka dapat memodifikasi reaksi terhadap stres tersebut sehingga secara bertahap menurunkan kadar stres menjadi stres yang tidak lagi memberikan ancaman yang serius bagi dirinya.

Kedua jenis gaya dasar dalam penyelesaian masalah itu dapat diterapkan pada cara seseorang menghadapi penyakit yang dideritanya.

Bila seseorang menolak kenyataan akan penyakit yang diderita, variasi perilaku sebagai akibat dari penolakan tersebut adalah sebagai berikut ini:
- Gagal mengenali gejala penyakit yang sebenarnya sangat serius akibatnya,

- Meminimalisasikan emosi negatif yang disebabkan oleh penyakit yang diderita

- Mengabaikan informasi yang mengancam tentang penyakit yang diderita.

Pengabaian penyakit yang diderita sangat membahayakan kesehatan kita, terutama bila sikap tersebut mengarahkan diri kita untuk tidak patuh terhadap perawatan medis yang disarankan dokter yang merawatnya.

Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang memiliki gaya penyelesaian dengan cara menolak kenyataan yang dihadapi, seperti mencoba untuk tidak memikirkan dan membicarakan penyakit yang dideritanya, ternyata memperlihatkan peningkatan progresif dari penyakitnya bila dievaluasi dibandingkan dengan orang yang lebih mendapatkan konfrontasi langsung tentang penyakit yang dideritanya. (Eping, et.al, 1994).

Seperti halnya upaya pengabaian penyakit, penolakan terhadap kenyataan menderita penyakit akan diikuti oleh ketidakpatuhan terhadap aturan pengobatan yang disarankan dokter yang merawat. Hal ini tentu saja memperburuk kondisi kesehatan penderita. Penolakan akan kenyataan menderita suatu penyakit juga memengaruhi peningkatan distres emosional yang menimbulkan kerusakan fungsi imunologik.

Jadi, mengapa kita tidak memilih gaya penyelesaian yang berpusat pada problem agar kita dapat mengatasi penyakit yang kita derita dengan hasil seoptimal mungkin demi pemulihan kesehatan fisik kita sendiri?

sumber by: kompas